Video Sosialisasi Umat Paroki Pasar Minggu

GEREJA Keluarga Kudus Paroki Pasar Minggu telah diijinkan untuk mulai melaksanakan misa baik misa mingguan dan misa harian serta sakramen lainnya, berdasarkan Surat Keputusan Keuskupan Agung Jakarta No. 395/3.14.44/2020. Oleh sebab itu, Paroki Pasar Minggu akan mulai misa secara bergiliran pada hari Minggu, 26 Juli 2020 pukul 10.00 WIB.

Berikut urutan giliran per wilayah per minggunya:

• Tanggal 26 Juli 2020 : Wilayah I

• Tanggal 2 Agustus 2020 : Wilayah II

• Tanggal 9 Agustus 2020 : Wilayah III

• Tanggal 16 Agustus 2020 : Wilayah IV

• Tanggal 23 Agustus 2020 : Wilayah V

Misa Harian baru akan dilakukan pada Agustus 2020 mendatang hanya di hari Senin, Rabu dan Jumat pukul 06.30 WIB berlaku untuk semua wilayah.

Bagaimana tata cara beribadah saat masa new normal di Gereja Paroki Pasar Minggu?

Saksikan video sosialisasi umat dalam mengikuti misa new normal di Gereja Paroki Pasar Minggu sesuai protokol kesehatan untuk keamanan dan kebaikan kita bersama. Tuhan memberkati 🙏

 

 

Misa Perdana New Normal di Paroki Pasar Minggu

MISA perdana dalam masa new normal pandemi Covid-19 dilaksanakan setelah mendapat ijin dan arahan dari Keuskupan Agung Jakarta (KAJ). Ijin berdasarkan pada kesiapan lokasi dan prasarana keamanan dan Kesehatan sesuai dengan anjuran Pemerintah.
Misa pertama ini dilaksanakan pada hari Minggu, 26 Juli 2020 pukul 10.00 WIB. Misa pertama ini dihadiri oleh umat dari Wilayah I yang sebelumnya telah mendaftarkan diri ke situs belarasa.id yang dikelola oleh KAJ. Hampir 100 umat mengikuti misa pada Minggu  (26/7) tersebut.
Kegiatan ini juga tak luput dari perhatian pihak Gugus Tugas Penanggulangan Pandemi Covid -19 di Kelurahan Pasar Minggu. Sebelum misa, Tim Gugus Tugas Penanggulangan Pandemi Covid-19 yang terdiri dari perwakilan kelurahan, Puskesmas, dan Polsek Pasar Minggu, datang meninjau pelaksanaan misa dengan protokol kesehatan dan keamanan.
Dalam sambutan awal misa, Pastor Kepala di Paroki Pasar Minggu, Rm. Antonius Pramono Wahyu Nugroho mengucapkan syukur atas kemurahan Allah yang penuh kasih yang telah melancarkan berbagai persiapan sehingga terlaksananya misa hari Minggu ini.
Sejak adanya Pandemi Covid-19, sambung dia, artinya sudah 4 bulan Gereja tidak menyelenggarakan kegiatan misa kudus bersama umat. Sehingga sudah sewajarnya misa kudus ini adalah sebuah wujud syukur dari kita semua meskipun dengan kehadiran umat sangat dibatasi jumlahnya.
Sementara itu, Ketua Gugus Tugas Penanggulangan Penyebaran Pandemi Covid-19 di Paroki Pasar Minggu, Rm. Andreas Subekti, mengatakan kegiatan misa minggu ini berjalan baik sesuai rencana. Romo Bekti juga berharap agar kegiatan misa mingguan yang dihadiri umat secara terbatas ini akan berlanjut di minggu-minggu mendatang dengan kedisiplinan umat untuk mematuhi segala protokol Kesehatan dan keamanan sesuai dengan aturan Pemerintah dan arahan dari KAJ.
Kegiatan misa mingguan di masa New Normal ini akan terus dilaporkan dan dievaluasi oleh pihak pemerintah daerah dan KAJ. Bagi Umat Pasar Minggu yang merencanakan untuk mengikuti Misa mingguan di gereja Pasar Minggu haruslah terdaftar ke situs belarasa.id. Umat diminta untuk mengikuti misa sesuai dengan jadwal misa yang diperuntukkan bagi wilayahnya.
Bagi Umat yang akan mengikuti misa harian juga diwajibkan mendaftarkan diri di situs belarasa.id. Misa Harian akan dilaksanakan pada bulan Agustus 2020 setiap hari Senin, Rabu dan Jumat, mulai pukul 06.30 WIB. (NANA/TORO/KOMSOS)

Harta Berharga

KERAJAAN Surga ibarat harta dan mutiara berharga (lih. Mat 13:44-46). Begitu berharganya Kerajaan Surga maka orang rela berkorban dan berjuang untuk mendapatkannya. Dalam perumpamaan yang diambil dari Injil Matius, orang rela menjual seluruh miliknya untuk mendapatkan harta yang terpendam di ladang. Di pihak lain, seorang pedagang yang mencari mutiara yang indah, setelah menemukan mutiara yang sangat berharga, ia rela menjual seluruh miliknya, lalu membeli mutiara itu. Ada sebuah pengorbanan yang dilakukan orang untuk menemukan Kerajaan Surga, karena sekali lagi, Kerajaan Surga itu sungguh berharga.

Tuhan telah memberikan suatu rahasia kepada kita melalui Sabda-Nya pada Minggu Biasa XVII ini. Rahasia itu adalah tentang harta paling berharga, yaitu Kerajaan Surga. Untuk mendapatkan harta berharga tersebut, kita harus berkorban dan berusaha keras mendapatkannya. Dalam kehidupan kita sehari-hari mungkin kita memiliki harta berharga menurut ukuran kita masing-masing. Mungkin harta itu berupa harta duniawi atau bahkan harta non duniawi. Yang pasti, Tuhan sudah menunjukkan kepada kita bahwa harta berharga itu adalah Kerajaan Surga.

Salah satu harta paling berharga bagi orang Katolik menurut saya adalah Ekaristi. Tuhan telah mewariskan kepada kita perayaan iman yang amat berharga yaitu Perayaan Ekaristi. Saat ini, Perayaan Ekaristi menjadi sebuah perayaan iman yang sungguh dirindukan oleh umat beriman. Sudah kurang lebih 4 bulan, umat tidak dapat merayakan Ekaristi bersama-sama di gereja.

Hal ini dikarenakan terjadi pandemi yang hingga saat ini masih berlangsung. Namun kita sebagai umat Paroki Pasar Minggu boleh bersyukur karena mulai Minggu, 26 Juli, pihak Keuskupan memberikan ijin kepada kita untuk mengadakan Perayaan Ekaristi bersama di gereja. Kita bersyukur dan berterima kasih tentunya kepada Tuhan bahwa kita boleh mengadakan Ekaristi pertama kali di masa pandemi bersama umat Paroki Pasar Minggu.

Mari kita ikuti Perayaan Ekaristi di gereja dengan lebih khidmat, penuh rasa syukur, dengan tetap mengikuti tata cara dan aturan yang telah dibuat oleh Keuskupan dan Dewan Paroki. Bila kita taat dan disiplin mengikuti aturan yang ada, semoga Ekaristi dapat berjalan dengan lancar, aman, dan penuh berkat. Semoga Tuhan senantiasa membimbing setiap rencana dan upaya yang kita lakukan sehingga kita pun memperoleh rahmat berlimpah dari-Nya.

RD. Antonius Pramono