Pembekalan Petugas Paduan Suara

WhatsApp Image 2018-11-19 at 22.27.49
KOMSOS/Martinus Adi Prabowo

KOOR merupakan penggerak umat dalam bernyanyi. Oleh karena itu, Seksi Liturgi memberikan pembekalan bagi petugas paduan suara lingkungan di Gereja Katolik Paroki Pasar Minggu, Minggu (18/11) kemarin. Tujuan dari kegiatan yang bertajuk “Musik Liturgi Membangun Harmoni dalam Paduan Suara Gereja” tersebut adalah meningkatkan suasana liturgi yang agung.

Materi yang diberikan meliputi pengetahuan tentang musik liturgi serta lokakarya dirigen.Salah satu pemateri yakni Ariwibowo menjelaskan dasar-dasar teknik dirigen. Ia menyebutkan bahwa seorang dirigen harus dapat memaksa penyanyi memperhatikan dirinya terutama gerakan tangannya. Selain itu, kata dia, ekspresi wajah juga penting dalam memberikan petunjuk kepada penyanyi apa yang diharapkan dari mereka.

“Lalu sikap badan harus punya wibawa di depan banyak orang sehingga harus berani. Kalau takut dan grogi nanti yang ada koornya juga grogi. Jadi harus rileks dan tenang,” pungkasnya.

WhatsApp Image 2018-11-19 at 22.27.02
KOMSOS/Martinus Adi Prabowo

Sementara itu, pembicara lainnya Ernest Mariyanto menjelaskan soal jenis-jenis musik, yaitu musik religi (musica religiosa), musik gereja (musica ecclesiastica), musik liturgi (musica liturgica), dan musik rohani. Keseluruhan jenis musik ini, kata Ernest, diakui memang tidak bisa dipisahkan secara tegas dan jelas.

“Ketika musik religi mengungkapkan pengalaman khusus umat agama tertentu, maka ia tidak lagi menjadi musik religi universal, tetapi menjadi musik yang khas umat agama yang bersangkutan,” ujarnya.

Satu hal yang ia tekankan pada kesempatan tersebut yakni musik merupakan bagian penting dan integral/utuh dari liturgi, bukan sekedar tempelan, selingan, tambahan atau dekorasi demi kemeriahan liturgi. Maka, syair dan lagu harus terpadu.

WhatsApp Image 2018-11-19 at 22.27.24
KOMSOS/Martinus Adi Prabowo

“Bukan sebagai suatu unsur luar yang dicopot dan dimasukkan ke dalam perayaan liturgis seakan-akan suatu barang asing atau hal lain dari liturgi lalu diletakkan di tengah perayaan liturgi,” ungkapnya.

Usai materi diberikan, seluruh peserta dibagi ke dalam 3 kelompok untuk langsung mempraktekan paduan suara. Semoga paduan suara ini nanti kedepannya bisa berkembang dan terus ikut serta menyumbangkan suaranya bagi umat. (ASTRI/KOMSOS)

Temu Keluarga Wilayah 3

BERTEPATAN dengan hari pahlawan, Wilayah 3 mengadakan Temu Keluarga atau family gathering di GRHA Keluarga Kudus, Pasar Minggu, Jakarta, Sabtu (10/11). Acara ini merupakan ajang agar seluruh umat Paroki Pasar Minggu khususnya Wilayah 3 saling mengenal satu sama lain. Semoga di tengah modernitas zaman semakin banyak orang muda yang mau terlibat dalam kegiatan pelayanan gereja.

WhatsApp Image 2018-11-10 at 13.23.02
KOMSOS/Martinus Adi Prabowo
WhatsApp Image 2018-11-10 at 13.23.03
PHOTO/Adrianus Gunawan

Romo Antonius Pramono Wahyu Nugroho, Pr atau yang akrab disapa Romo Pram berpesan agar umat Paroki Pasar Minggu selalu guyub dan bersatu. Ia sangat berharap usai acara ini semakin banyak umat yang aktif di dalam kegiatan-kegiatan gereja.

“Mudah-mudahan selain rukun, bersatu, Wilayah 3 dapat meneladani para pendahulu yang bahu-membahu untuk membangun gereja sehingga kita dapat meneruskan semangat mereka. Pesan saya, semakin memantapkan Wilayah 3 begitu juga dengan lingkungan-lingkungannya agar yang aktif tidak itu-itu saja,” pungkasnya.

WhatsApp Image 2018-11-10 at 13.45.33
KOMSOS/Martinus Adi Prabowo
WhatsApp Image 2018-11-10 at 15.12.34
PHOTO/Adrianus Gunawan

Sesuai dengan nama pelindung paroki kita, Keluarga Kudus — sifat guyub dan kekeluargaan menjadi salah satu ciri khasnya. Alangkah indahnya bila nilai-nilai yang menjadi keutamaan dalam Keluarga Kudus, seperti kesederhanaan, kepedulian dan bela rasa dapat diteruskan hingga kini. Memelihara roh dan semangat yang terkandung dalam spirit Keluarga Kudus agar selalu hadir dan menjadi kekuatan untuk mengembangkan iman. Semangat yang mampu meiihat ke arah yang sama dan memiliki pemahaman serupa terhadap tantangan dan masalah yang dihadapi dalam kehidupan beriman. (ASTRI/KOMSOS)